Pak Shidiq menikah
Pak Shidiq adalah guru SD (setahuku), dia sebenarnya sudah menikah pada tanggal 22 februari (kalau aku enggak salah ingat) namun perayaan baru dilaksanakan hari Ahad, 12 April 2009. Aku sebenarnya tidak tahu acara perayaan itu sampai temanku, Imam Mushodo, guru SMA 2 Playen mengirimkan sms yang memberitahukan tentang hal itu.
Dari sms itu akhirnya aku, Pak Imam, Pak Muji (teman guru di SMK 2 Wonosari) merencanakan menghadiri perayaan itu di hari Sabtu siang jam 2 siang.
Kami berangkat pakai sepeda motor, aku mbonceng Pak Imam. Pak Muji pakai sepeda motornya sendiri. Kami akhirnya menemukan rumahnya setelah bertanya pada 2 orang. Di sana ditemui adik-adik Pak Shidiq sambil disuguhi makanan kecil khas hajatan. Dari adik-adiknya (yang laki di puskeswan, yang perempuan guru) aku jadi tahu bahwa ayah pak Shidiq meninggal -+ 2 tahun yang lalu (sedih banget mendengarnya, aku tidak sanggup membayangkan kehilangan orang tua).
Sampai akhirnya Pak Shidiq datang bersama ibunya. Kami berbincang-bincang dengan Pak Shidiq. Pak shidiq seperti biasa berbicara dengan halus banget (kromo inggil) dan aku hanya bisa mbatin, semua anggota keluarga Pak Shidiq bicaranya halus banget, seperti cara bicara kerabat keraton, sedangkan kalau aku ingat keluargaku…… Mmmmmm, bicaranya ngoko semua, kasar-kasar…..
Pak Shidiq bilang bahwa tadi pagi Bu Devi dan temannya juga sudah datang. Pak Shidiq bilang, Bu Devi itu ternyata spiritualitasmenya hebat, dewasa, karena ternyata Pak Shidiq sering sms curhat dengan Bu Devi tentang kondisi rumah tangga barunya. Pak Shidiq bilang, memang benar awal-awal bulan pernikahan masih banyak ego yang menonjol satu dengan yang lain. Berbeda dengan Pak Imam, yang bilang bahwa tiga bulan pernikahannya malah baik-baik saja, setelah tiga bulan baru kelihatan watak aslinya. Aku sih hanya tersenyum. Mikir-mikir juga aku, awal-awal bulan pernikahanku seperti apa ya? Dan Pak Shidiq pun tanya aku juga, pengalaman awal menikah bagaimana? Aku bilang sambil senyum, LUPA….. lha sudah lama lho aku menikah lebih dari setahun….. Lha wong tahun aku menikah aja aku lupa….. yang aku ingat aku menikah tanggal 14 Agustus, pas hari Pramuka. Memang aku orangnya pelupa BANGET!
Aku orang yang tidak mau menyimpan memory, entah itu memory baik maupun buruk. Aku tidak sanggup dan tidak mau mengingat apa yang telah terjadi, perasaanku terlalu halus-peka, kalau mengingat masa lalu aku akan SEDIH banget, tidak peduli masa lalu baik atau buruk, akan membuat aku ‘Terluka’. Adik kandungku sendiri bilang kalau aku sebenarnya sakit jiwa butuh psikiater. Tapi ya …. Begitulah aku, tidak mau mengingat masa lalu, aku hanya ingin mencapai masa depanku. I’ll do my best to reach my dreams.
Back to topic! Akhirnya kami dipersilahkan makan, lauk ayam goreng dan lain-lain, biasalah masakan orang hajatan. Enak juga sih masakannya, atau karena aku memang lapar, tadi pagi hanya sarapan donat. Setelah makan kami ngobrol-ngobrol lagi.
Tidak terasa kami sudah hampir 1 jam di tempat Pak Shidiq. Kami pamitan dan pulang. Sampai di sekolah aku ambil motorrku pulang ke rumah orang tuaku menjemput anakku, E…. baru sampai di depan rumah istriku sudah telpon, minta aku cepat pulang karena Dia mau nginap di Skul-nya. Akhirnya anakku langsung tak bawa pulang, pamitan sama Ibuku.
Sampai di rumah mertua, anakku main-main sebentar di depan rumah, aku langsung ke belakang, ganti baju, trus lihat tukang-tukang bangunan menyelesaikan bangunan rumahku. Rumahku sedikit demi sedikit berdiri, semoga cepat selesai, aku sudah tidak sabar ingin beraktifitas di rumah itu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 memories:
Post a Comment